MELAYANI:
-SERVICE SEGALA MERK SEPEDA MOTOR
-DIESEL BENSIN
-MOTOR INJEKSI
-TAMBAL BAN -SPARE PART
-CUCI MOTOR -KURSUS MEKANIK



Rabu, 20 Februari 2013



Rabu, 07 November 2012

Pengapian


Berikut ku coba jelaskan pengapian sepeda motor,mungkin seringkali ku bahas masalah pengapian,tapi banyaknya permintaan dari paramekanik jadi ku coba bahas lagi lebih gambling lagi disini,ku coba jelaskan dengan sejelas-jelasnya.



1. Persyaratan Dasar Pengapian 

Persyaratan dasar agar motor dapat menyala adalah:
• Bahan bakar yang dikabutkan / diuapkan.
• Temperatur campuran bahan bakar & udara yang cukup tinggi.
• Penyalaan pada saat yang tepat.



2. Macam-macam sistem pengapian 

Cara penyalaan bahan bakar pada motor bakar digolongkan menjadi dua jenis:
a. Penyalaan sendiri
• Akibat pemampatan dengan tekanan tinggi, temperatur udara mencapai 700ºC sampai 900ºC.
• Bahan bakar yang dimasukan terbakar dengan sendirinya.
• Penggunaan pada motor disel. 

b. Penyalaan dengan sistem pengapian bunga api listrik
• Pada saat akhir langkah kompresicampuran bahaan bakar udara dibakar dengan loncatan bunga api lisrtik.
• Penggunaan pada motor otto / bensin.

3. Sistem pengapian pada sepeda motor 

Sistem pengapian pada sepeda motor ada dua macam:
a. Sistem pengapian baterai
b. Sistem pengapian magnet 
Uraian
a. Sistem pengapian baterai
Sistem pengapian baterai adalah pengapian yang menggunakan baterai sebagaai sumber arus.

1. Prinsip kerja dasar
Tegangan baterai 12V ditransformasikan menjadi tegangan tinggi 5kV – 25kV, kemudian dialirkan ke busi secara bergiliran yang diatur oleh rotor sesuai urutan pengapian (firing order)

2. Sifat-sifat:
• Daya pengapian baik pada putaran rendah.
• Saat pengapian ditentukan oleh putaran mesin dan beban mesin.
• Saat pengapian dapat diatur secara mekanis menggunakan kontak pemutus atau secara elektronis.

b. Sistem pengapian magnet
Sistem pengapian baterai adalah pengapian yang menggunakan generator sebagaai sumber arus.

1. Prinsip kerja dasar
Pengapian magnet merupakan gabungan dari generator dan sistem pengapian.

2. Sifat-sifat
• Sumber tegangan dari generator, sehingga motor dapat hidup tanpa baterai.
• Daya pengapian baik pada putaran tinggi.
• Putaran start harus lebih besar dari 200rpm.
• Sering digunakan pada motor kecil seperti sepeda motor.

4. Dasar transformasi tegangan (prinsip induksi magnetis)

a. Medan magnet
Jika medan magnet digerak-gerakkan di dekat kumparan, maka:
• Terjadi perubahan medan magnet.
• Timbul tegangan lisrtik (tegangan induksi).

b. Transformator
Jika pada sambungan primer transformator dihubungkan dengan arus bolak-balik maka:
• Ada perubahan arus listrik.
• Terjadi perubahan medan magnet.
• Terjadi tegangan induksi.

c. Perbandingan tegangan
Perbandingan tegangan sebanding dengan perbandingan jumlaah lilitan.
• Jika jumlah lilitan sedikit, maka tegangan induksi kecil.
• Jika jumlah lilitan banyak, maka tegangan induksi besar.

d. Transformasi dengan arus searah
Transformator tidak dapat berfungsi dengan arus searah karena:
• Arus tetap.
• Tidak terjadi perubahan medan magnet.
• Tidak ada induksi.
Untuk mengatasinya, harus diberi saklar pada sambungan primer. Jika saklar dibuka/tutup (on/off), maka:
• Arus primer terputus-putus.
• Ada perubahan medan magnet.
• Terjadi induksi.

5. Sifat-sifat induksi diri 
• Tegangan bisa melebihi tegangan sumber arus, pada sistem pengapian tegangannya ≈300 – 400V.
• Induksi diri adalah penyebab timbulnya bunga api pada kontak pemutus.
• Arah tegangan induksi diri selalu menghambat arus primer.

6. Bagian-bagian sistem pengapian 

• Baterai sebagai sumber arus listrik.
• Kunci kontak untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari baterai ke sirkuit.
• Koil untuk mentransformasikan tegangan baterai 12V menjadi tegangan tinggi (5.000 – 25.000V).
• Kontak pemutus untuk menghubungkan dan memutuskan arus primer agar terjadi induksi tegangan tinggi pada sirkuit sekunder sistem pengapian.
• Kondensator kegunaan:
1. Mencegah loncatan bunga api di antara celah kontak pemutus pada saat kontak pemutus mulai membuka.
2. mempercepat pemutusan arus primer sehingga tegangan induksi yang timbul pada sirkuit sekunder tinggi.
• Generator pembangkit sebagai penghasil / sumber tegangan AC.
• Busi untuk meloncatkan bunga api listrik di antara kedua elektroda busi di dalam ruang bakar, sehingga pembakaran dapat dimulai.

b. Macam-macam sistem pengapian 

1. Pengapian baterai 

Prinsip terbentuknya bunga api listrik (spark) alat penyala batere:

1. Ketika stop contact pada posisi on dan pemutus arus atau platina(breaker points) tertutup, maka arus listrik akan mengalir dari batere menuju ke koil yang di dalamnya terdapat kumparan primer, kumparan sekunder, dan inti besi lunak, sehingga terjadi medan magnet
2. Ketika arus primer diputus karena bagian platina terbuka oleh gerakan berputar dari nok (cam) maka medan magnet akan hilang dan timbul arus induksi pada kumparan sekunder yang mampu menghasilkan tegangan hingga ± 5.000 – 25.000V sehingga menimbulkan loncatan bunga api listrik (spark) pada busi
3. Ketika terjadi spark maka pada setiap gap juga akan terjadi spark, termasuk di platina, untuk itu dipasang kondensor guna menyerap arus induksi, sehingga tidak timbul spark pada platina
2. Sistem pengapian magnet

Prinsip terbentuknya bunga api listrik alat penyala magnet:
1. Ketika stop contact pada posisi on dan pemutus arus atau platina (breaker points) tertutup, maka pada saat jangkar bersama-sama kumparan primer berputar atau magnet berputar, akan terjadi medan magnet pada koil.
2. Ketika arus primer diputus karena bagian platina terbuka oleh gerakan berputar dari nok (cam) maka medan magnet akan hilang dan timbul arus induksi pada kumparan sekunder yang mampu menghasilkan tegangan hingga ±5.000 – 25.000Volt sehingga menimbulkan loncatan bunga api listrik (spark) pada busi.
3. Ketika terjadi spark maka pada setiap gap juga akan terjadi spark, termasuk di platina, untuk itu dipasang kondensor guna menyerap arus induksi, sehingga tidak timbul spark pada platina.

3. Pengapian CDI (Magneto Capasitet Discharge Ignition)
Prinsip kerja CDI
• Tegangan yang dibangkitkan oleh kumparan pembangkit tenaga primer diserahkan oleh diode penyearah dan disimpan dalam kapasitor.
• Sewaktu kumparan pulser membangkitkan tegangan yang mengalir ke transistor lewat diode akan membuka transistor.
• Transistor membuka, maka dengan cepat arus mengalir dari kapasitor ke kumparan primer.
• Dengan cepat pula medan magnet dibangkitkan dan tegangan tinggi dibangkitkan pada kumparan sekunder.

Keuntungan
Efisiensi pengapian / daya pengapian lebih besar di bandingkan dengan menggunakan kontak pemutus
Kerugian
Hanya cocok untuk motor bervolume silinder kecil karena sifat dari kapasitor membuang muatan dengan cepat.

a. Pengapian CDI – DC 

Cara kerja
• Arus dari baterai masuk ke trasformer kemudian diputus-putus oleh swich circuit untuk memperbesar tegangan dari baterai.
• Tegangan tinggi dari transformer di searahkan oleh diode, kemudian masuk ke SCR sehingga SCR menjadi aktif (on), dan juga disimpan dalam kapasitor.
• Arus dari kapasitor juga mengalir ke primer koil kemudian ke massa sehingga timbul medan magnet pada inti koil.
• Ketika pick-up melewati pulser, pulser mengeluarkan tegangan dan masuk ke Ignition Timing Control Circuit yang menentukan saat pengapian dengan mengirim pulsa (arus) ke SCR.
• Kemudian gate SCR membuka sehingga membuang muatan ke massa.
• Terjadi perubahan medan magnet pada koil sehingga menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan sekunder yang menghasilkan loncatan bunga api listrik pada busi.

b. Pengapian CDI – AC 
Cara kerja
• magnet berputar sehingga exciter coil (spoil) mengeluarkan arus AC 100-400 V.
• Arus AC dirubah menjadi arus DC oleh diode kemudian di simpan dalam kapasitor lalu ke primer koil, ke massa sehingga timbul medan magnet pada inti koil.
• Arus DC dari diode juga masuk ke SCR, sehingga SCR menjadi aktif.
• Kemudian pulser membangkitkan tegangan dan masuk ke trigger yang menentukan saat pengapian dengan mengirim pulsa (arus) ke SCR.
• Gate SCR terbuka sehingga kapasitor membuang muatannya kemassa.
• Terjadi perubahan medan magnet pada koil sehingga menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan sekunder yang menghasilkan loncatan bunga api listrik pada busi.Semoga bermanfaat.mufixers.

MOTOR INJEKSI


MOTOR INJEKSI



Injektor Motor Injeksi, Kapan Nyemprotnya
Belum lama ini P2R bahas seputar fuel pump motor injeksi. Ternyata sambutannya luar biasa, mengindikasikan bahwa masih banyak yang belum begitu paham kinerja komponen motor injeksi. Jika mau baca lagi ada di TULISAN 1TULISAN 2TULISAN 3. Nah, sekarang yuk lanjutkan bahasan ke komponen motor injeksi lainnya yaitu INJECTOR.
Bulan Juni 2011 silam, P2R sudah membahsanya baca SINI bro. Sekarang kita review lagi yukkkk….!!!  Kali ini P2R akan sedikit menguak injektor yang dipakai pada Yamaha V-Ixion dan Honda Supra X125 PGM-FI. Prinsip kerjanya sama saja dengan injektor Spacy injeksi dan Mio J. Hanya speknya saja berbeda. Data-data yang ada P2R pakai punya Supra X125 dan Vixion. (data untuk PGM-FI versi 4 dan YMJET-FI belum ditangan P2R)
Secara umum fungsi injektor pada teknologi fuel injection adalah untuk mensuplay semprotan bahan bakar dengan tekanan tinggi ke ruang bakar sesuai signal dari komputer alias ECU/ECM. Lebih detail seputar cara kerjanya adalah sebagai berikut;
Coba sambil lihat gambar di atas ya. ECU mengirimkan sinyal dalam bentuk arus ke solenoid coil. Arus dirubah menjadi magnet yang akan mengangkat needle ke posisi atas. Karena needle terangkat keatas, gate injector terbuka, sehingga bahan bakar bertekanan tinggi yang disuplay oleh fuel pump dapat keluar atau menyemprot dengan lembut.
Sedangkan volume bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor tergantung dari dua hal. Pertama,injection duration yaitu lamanya waktu injection atau lamanya gate injector membuka. Kedua, fuel pressure yaitu tekanan bahan bakar dari fuel tank – fuel hose – dan kemudian injector.
Seeppp…. P2R yakin semuanya sudah paham cara kerjanya bukan?? Sekarang mari kita ungkap fakta lainnya. Merujuk dari data yang P2R terima, ternyata injektor pada V-Ixion memiliki 6 lubang. Sedangkan injektor yang dipakai Supra X125 PGM-Fi hanya mengandalkan 4 lubang. Oh ya, untuk Mio J lubangnya juga ada 4 bro.
Lantas, berapakah tekanan bahan bakar yang dibutuhkan kedua injektor untuk bekerja??? Ternyata Supra X125 injeksi tekanan bahan bakarnya disetting lebih tinggi yaitu 43 psi. Sedangkan pipa bahan bakar V-Ixion yang menuju injektor bertekanan lebih rendah yaitu 35,6 psi.

Mesin empat tak


Mesin empat tak


Mesin empat tak adalah mesin pembakaran dalam, yang dalam satu siklus pembakaran terjadi empat langkah piston. Sekarang ini, mesin pembakaran dalam pada mobil, sepeda motor, truk, pesawat terbang, kapal, alat berat dan sebagainya, umumnya menggunakan siklus empat langkah. Empat langkah tersebut meliputi, langkah hisap (pemasukan), kompresi, tenaga dan langkah buangyang secara keseluruhan memerlukan dua putaran poros engkol (crankshaft) per satu siklus pada mesin bensin atau mesin diesel


Berkas:4-Stroke-Engine.gif
Untuk memahami prinsip kerja, perlu dimengerti istilah baku yang berlaku dalam teknik otomotif :

TMA (titik mati atas) atau TDC (top dead centre), posisi piston berada pada titik paling atas dalam silinder mesin atau piston berada pada titik paling jauh dari poros engkol (crankshaft).

TMB (titik mati bawah) atau BDC (bottom dead centre), posisi piston berada pada titik paling bawah dalam silinder mesin atau piston berada pada titik paling dekat dengan poros engkol (crankshaft).

Langkah kesatu 
Piston bergerak dari TMA ke TMB, posisi katup masuk terbuka dan katup keluar tertutup, mengakibatkan udara (mesin diesel) atau gas (sebagian besar mesin bensin) terhisap masuk ke dalam ruang bakar. Proses udara atau gas sebelum masuk ke ruang bakar, dapat dilihat pada sistem pemasukan
Langkah kedua

Piston bergerak dari TMB ke TMA, posisi katup masuk dan keluar tertutup, mengakibatkan udara atau gas dalam ruang bakar terkompresi. Beberapa saat sebelum piston sampai pada posisi TMA, waktu penyalaan (timing ignition) terjadi, pada mesin bensin berupa nyala busi sedangkan pada mesin diesel berupa semprotan (suntikan) bahan bakar.
Langkah ketiga
Gas yang terbakar dalam ruang bakar akan meningkatkan tekanan dalam ruang bakar, mengakibatkan piston terdorong dari TMA ke TMB. Langkah ini adalah proses langkah yang menghasilkan tenaga.
Langkah keempat
Piston bergerak dari TMB ke TMA, posisi katup masuk tertutup dan katup keluar terbuka, mengakibatkan gas hasil pembakaran terdorong keluar menuju saluran pembuangan. Proses selanjutnya di saluran pembuangan dapat dilihat pada sistem pembuangan.

Kopling Sepeda Motor


Kopling Sepeda Motor



Kopling Sepeda Motor

Selamat datang para otomotif mania , pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentangkopling sepeda motor . Seperti telah saya jelaskan kopling sepeda motor termasuk salah satu tipe kopling berplat banyak , dan berkarakter sebagai kopling tipe basah . Setiap sepeda motor memiliki tipe kopling yang tidak sama dan sedikit berbeda . Namun sebenarnya tetap sama dan kita dapat membagi menjadi dua : yaitu kopling piringan dan kopling sentrifugal . Bagaimana cara kerja dari kedua kopling sepeda motor itu akan saya jelaskan dalam postingan saya ini . Baiklah para otomotif mania , saya tidak akan berpanjang lebar lagi dan akan langsung menjelaskan cara kerja dari kedua tipe kopling sepeda motor tersebut .




1Kopling piringan 
Kopling piringan terdiri atas plat kopling , kampas kopling , rumah kopling . bos kopling , plat tekan . dan per kopling . Seperti telah saya jelaskan dalam postingan saya sebelumnya , bahwa kopling berfungsi atau bekerja untuk meneruskan dan memutuskan putaran dari mesin ke transmisi / perseneling .



Cara kerja dari kopling piringan saat meneruskan putaran adalah sebagai berikut ;
  • Kampas kopling dan plat kopling terjepit oleh bos kopling dan plat tekan . Gaya menjepit ini karena tekanan dari per kopling .
  • Kampas kopling terkait dengan rumah kopling . Perhatikan bentuk kampas kopling yang bagian pinggir luarnya masuk ke dalam alur dari rumah kopling .
  • Ketika mesin hidup , maka rumah kopling akan menerima putaran mesin . Jadi rumah kopling akan terus berputar selama mesin hidup .
  • Karena kampas kopling terkait dengan rumah kopling , maka kampas kopling pun akan ikut berputar bersama rumah kopling , dan kampas kopling akan selalu berputar selama mesin itu hidup .
  • seperti telah kita ketahui di atas bahwa kampas kopling dan plat kopling terjepit oleh bos kopling dan plat tekan karena adanya gaya jepit dari per kopling . Maka plat kopling pun akan ikut berputar saat dalam kondisi seperti ini , begitu pula dengan bos kopling dan plat tekan akan ikut berputar juga .
  • Dengan berputarnya bos kopling maka putaran mesin akan diteruskan ke transmisi atau perseneling , karena bos kopling terkait dengan alur pada poros input perseneling / transmisi .
Cara kerja kopling piringan pada saat memutuskan putaran mesin ke perseneling :
  • Tuas dari kopling akan membuat jeputan antara plat kopling , kampas kopling , bos kopling dan plat tekan kopling menjadi renggang . Gaya tuas kopling ini melawan dari gaya per kopling .
  • Dengan merenggangnya jepitan tersebut , maka hanya kampas kopling dan rumah kopling yang menerima putaran dari mesin .
2Kopling sentrifugal 

Kopling sentrifugal terdiri atas tromol kopling , sepatu kopling dan per sepatu kopling . Cara kerja dari kopling sentrifugal ini dengan memanfaatkan gaya sentrifugal . Pada saat putaran mesin langsam , maka sepatu kopling akan berputar . Namun tromol kopling tetap diam atau tidak berputar . Pada saat puran mesin mulai naik , maka gaya sentrifugal akan semakin besar . Gaya sentrifugal ini akan membuat sepatu kopling terlempar keluar dan menekan tromol kopling , sehingga tromol kopling pun akan ikut berputar pula . Pergerakkan terlempar keluar nya sepatu kopling ini melawan gaya dari per sepatu kopling , jadi hanya pada putaran mesin yang lebih tinggi akan membuat sepatu kopling mampu melawan gaya dari per sepatu kopling tersebut . Secara singkatnya hanya bila gaya sentrifugal lebih besar dari gaya per sepatu kopling maka sepatu kopling akan telempar keluar . Dan gaya sentrifugal yang lebih besar ini akan didapat jika putaran mesin di naikkan . Inilah kopling tambahan pada sepeda motor bebek yang membuat sepeda motor akan berjalan hanya jika gas di tarik dan motor tetap hidup walau perseneling sudah masuk gigi .


Kamis, 18 Oktober 2012

CARA KERJA KOPLING SEPEDA MOTOR


CARA KERJA KOPLING SEPEDA MOTOR

image
selamat malam sob…hari ini pasti ceria kan…tetap senyum aja biar semua jadi asik
kita liat sampai mana perjalan pembahasan mesin kita sob.
di mulai dari
mesin(terjadinya pembakaran,pergerakan piston,memutar poros engkol”crankshaft”)–>kopling ganda(buat motor tanpa kopling tangan”manual”)–> kopling utama
nah kita dah sampai disini nih kopling utama
oke kembali ke pembahasan kita yaitu cara kerja kopling sepeda motor.
seperti kita ketahui kebanyakan motor yang ada di indonesia menggunakan kopling bertipe basah
apa sih kopling tipe basah??
itu terjadi karna kopling terendam dalam oli,beda dengan mobil yang rata2 menggunakan kopling tipe kering, karna kopling nya tidak terendam oleh oli.
sebelum lebih jauh membahas tentang kopling, kita utak atik dulu yukk kopling ini,kita harus paham apa itu kopling
nah.. kopling adalah sebuah perangkat dalam mesin yang berfungsi untuk memutus dan menghubungkan antara mesin dan transmisi,yang kemudian diteruskan ke gigi utama selanjutnya berahir di putaran roda
pasti sebagian sobat ada yang bertanya
kenapa sih harus pake kopling???
gini sob kopling ini berfungsi sebagai pemutus dan penghubung putaran mesin…sebenarnya fungsi utamanya yaitu mekanik fleksibilitas
kenapa aku bilang begitu??,,,karna ketika motor membawa beban yang berlebih atau over kapasitas maka kopling ini akan otomatis selip.karna memang dirancang untuk itu.
bisa di bayangkan sob bila mesin langsung terhubung dengan transmisi tanpa ada kopling.bila membawa beban yang berlebih pasti mesin mengalami crash bahkan kerusakan yang fatal.
selain itu kopling juga sebagai pendukung agar saat pemindahan gigi transmisi lebih halus.
sekarang kita ke cara kerjanya
image
di perangkat kopling ini ada 2 pelat yang berbeda
pertama pelat halus yang kedua pelat dengan kampas atau “sepatu”.masing-masing pelat memiliki dudukan atau rumah
nah pelat halus ini berada pada dudukan yang terhubung dengan transmisi
sedangkan pelat kampas(bertekstur kasar)terhubung dengan fly wheel,fly wheel(roda gila)ini terhubung dengan mesin.
ditengah kopling ini ada 4 buah pegas(per) atau lebih penekan.fungsi dari pegas ini adalah sebagai penekan agar kedua pelat tadi saling menjepit.
ditengah-tengah pegas tadi terdapat pinion yang berfungsi menekan balik pegas penekan tadi
image
jadi ketika pinion tadi menekan maka pegas akan terdorong sehingga gaya tekan pegas hilang yang membuat kedua pelat tidak lagi berhimpit/menjepit.

Rabu, 02 Januari 2013

Jumat, 28 Desember 2012

SleepScooter: Masalah Pengapian Pada Vespa dan Penyelesaiannya

SleepScooter: Masalah Pengapian Pada Vespa dan Penyelesaiannya: Pengapian pada Vespa juga berdampak pada laju motor bahkan bisa-bisa motor gak bisa hidup lho, susah starter motor, kendala pengapian biasa...

SleepScooter: Masalah Pada Mesin Vespa dan Penyelesaiannya

SleepScooter: Masalah Pada Mesin Vespa dan Penyelesaiannya: Vespa macet atau tidak bisa di starter adalah masalah yang bisa dibilang serius dan fatal. Biasanya terjadi karena laker atau bearing ada y...

tukang service gondang mojokerto: PARALEL SPUL - LAMPU MOTOR JADI TERANG

tukang service gondang mojokerto: PARALEL SPUL - LAMPU MOTOR JADI TERANG: PARALEL SPUL - L AMPU MOTOR  JADI TERANG Diposkan oleh oniX | Salam Maker Seperti pada beberapa artikel mengenai kelistrikan V...

FULLWAVE

tukang service gondang mojokerto: FULLWAVE: Fullwaving Suzuki Shogun NR / FU150 Leave a Comment Posted by Novaera on 2011/02/04 Sama kayak ...

Kamis, 13 Desember 2012

komponen mesin


Mesin sepeda motor yang menggunakan bahan bakar bensin memiliki beberapa komponen utama meliputi:
  • kepala silinder (cylinder head)
  • blok silinder (cylinder block)
  • poros engkol (crank shaft)
  • piston
  • batang piston (connecting rod)
  • roda penerus (fly wheel)
  • poros cam (cam shaft)
  • mekanik katup (valve mechanic)

BLOK SILINDER

Blok silinder adalah komponen motor yang paling besar, sebagai tempat pemasangan komponen mekanik dan sistem-sistem lainnya. Blok silinder mempunyai lubang silinder tempat piston bekerja.

KEPALA SILINDER (CYLINDER HEAD)

Kepala silinder memiliki fungsi sebagai penutup silinder atas dan ruang bakar kerja motor. Bentuk ruang bakar ada yang datar/rata, tirus, lengkung atau gabungan dari bentuk-bentuk tersebut.
Pada kepala silinder terdapat lubang katup-katup, saluran masuk, saluran buang, lubang busi, lubang saluran air pendingin, saluran oli dan tempat pemasangan mekanik katup. Di bagian atas kepala silinder dipasang tutup pelindung, berguna untuk melindungi komponen mekanik katup, mencegah debu agar tidak masuk dan mencegah oli supaya tidak bocor.

BLOK SILINDER (CYLINDER BLOCK)

Blok silinder adalah komponen utama motor yang terdiri dari lubang-lubang silinder tempat piston bekerja.
Konstruksi dan bentuk blok silinder ditentukan dari beberapa faktor:
  • jumlah silinder
  • susunan silinder
  • susunan katup
  • jenis mekanisme katup
  • sistem pendingin
Jenis tabung silinder dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
  • Silinder basah, dimana air pendingin langsung menyelimuti atau bersentuhan langsung dengan dinding luar silinder;
  • Silider kering, silinder ini tidak bersentuhan langsung dengan air pendingin, karena terbingkai secara keseluruhan. Di bagian bawah dipasang panci minyak pelumas oli atau carter oil berfungsi sebagai tempat minyak pelumas dan penutup bagian bawah blok silinder. Di dalam panci/carter dilengkapi dengan sekat pemisah yang berfungsi mengurangi atau mencegah goncangan minyak pelumas oli apabila kendaraan melewati jalan tidak rata atau bergelombang agar sistem pelumasan tidak terganggu.

POROS ENGKOL (CRANK SHAFT)

Poros engkol (crank shaft) adalah komponen mesin yang mengubah gerakan lurus bolak-balik piston menjadi gerak putar dengan perantara batang piston.
Pada bagian engkol terpasang batang piston disebut crank pin sedangkan yang terpasang pada blok silinder disebut crank journal.

PISTON DAN BATANG PISTON (CONNECTING ROD)

Semua piston harus memiliki tekanan yang bervariasi selama langkah isap atau vakum sampai tekanan puncak sebesar 1000 — 1200 psi, dengan temperature dan pemuaian panas naik-turun yang dihasilkan.
Selain itu piston harus mampu menahan tekanan tinggi dari dorongan dari samping terhadap dinding silinder, menahan keausan luar dan dalam alur cincin dari aksi tekanan serta luncuran cincin kompresi.
Piston memiliki fungsi penting dalam sistem kerja motor. Fungsi utama piston adalah menerima tenaga ledakan dari proses pembakaran dan meneruskan tenaga ke poros engkol menjadi tenaga putar dengan perantara batang piston. Atau mengubah tenaga panas menjadi tenaga mekanis. Piston bekerja untuk mengatur langkah kerja motor, baik motor dua langkah (tak) maupun motor empat langkah (tak).
Supaya piston bekerja efektif maka piston dilengkapi dengan cincin piston (ring piston), dan pada umumya ring piston yang dipasang ada tiga buah yaitu, dua ring kompresi I, II dan satu ring oli.
Fungsi ring piston sebagai penyekat atau perapat yang mencegah supaya tidak terjadi kebocoran dari ruang bakar (combustion chamber) ke ruang engkol (crank case) dan memberikan pelumasan yang cukup pada dinding silinder selama operasi kerja mesin. Posisi ring piston terdapat di bagian atas piston yang menghadap ke ruang bakar.

RODA PENERUS (FLY WHEEL)

Fungsi roda penerus adalah
sebagai penyimpan tenaga selama proses kerja motor, yaitu selama langkah daya dan meneruskan putaran selama langkah buang, isap dan kompresi.
Menjaga kecepatan putar poros engkol dengan cara menyerap tenaga bila kecepatan meningkat dan ketika kecepatan turun akan memberikan tenaga sehingga putaran poros engkol dapat seragam.
Banyaknya tenaga yang bisa disimpan oleh roda penerus tergantung dengan berat dan diameter serta kecepatan mesin. Mesin motor kecepatan tinggi membutuhkan roda penerus yang lebih ringan dan lebih kecil dibanding dengan mesin kecepatan rendah dengan daya yang sama.