MELAYANI:
-SERVICE SEGALA MERK SEPEDA MOTOR
-DIESEL BENSIN
-MOTOR INJEKSI
-TAMBAL BAN -SPARE PART
-CUCI MOTOR -KURSUS MEKANIK



Kamis, 18 Oktober 2012

Kopling Sepeda Motor


Kopling Sepeda Motor



Kopling Sepeda Motor

Selamat datang para otomotif mania , pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentangkopling sepeda motor . Seperti telah saya jelaskan kopling sepeda motor termasuk salah satu tipe kopling berplat banyak , dan berkarakter sebagai kopling tipe basah . Setiap sepeda motor memiliki tipe kopling yang tidak sama dan sedikit berbeda . Namun sebenarnya tetap sama dan kita dapat membagi menjadi dua : yaitu kopling piringan dan kopling sentrifugal . Bagaimana cara kerja dari kedua kopling sepeda motor itu akan saya jelaskan dalam postingan saya ini . Baiklah para otomotif mania , saya tidak akan berpanjang lebar lagi dan akan langsung menjelaskan cara kerja dari kedua tipe kopling sepeda motor tersebut .




1Kopling piringan 
Kopling piringan terdiri atas plat kopling , kampas kopling , rumah kopling . bos kopling , plat tekan . dan per kopling . Seperti telah saya jelaskan dalam postingan saya sebelumnya , bahwa kopling berfungsi atau bekerja untuk meneruskan dan memutuskan putaran dari mesin ke transmisi / perseneling .



Cara kerja dari kopling piringan saat meneruskan putaran adalah sebagai berikut ;
  • Kampas kopling dan plat kopling terjepit oleh bos kopling dan plat tekan . Gaya menjepit ini karena tekanan dari per kopling .
  • Kampas kopling terkait dengan rumah kopling . Perhatikan bentuk kampas kopling yang bagian pinggir luarnya masuk ke dalam alur dari rumah kopling .
  • Ketika mesin hidup , maka rumah kopling akan menerima putaran mesin . Jadi rumah kopling akan terus berputar selama mesin hidup .
  • Karena kampas kopling terkait dengan rumah kopling , maka kampas kopling pun akan ikut berputar bersama rumah kopling , dan kampas kopling akan selalu berputar selama mesin itu hidup .
  • seperti telah kita ketahui di atas bahwa kampas kopling dan plat kopling terjepit oleh bos kopling dan plat tekan karena adanya gaya jepit dari per kopling . Maka plat kopling pun akan ikut berputar saat dalam kondisi seperti ini , begitu pula dengan bos kopling dan plat tekan akan ikut berputar juga .
  • Dengan berputarnya bos kopling maka putaran mesin akan diteruskan ke transmisi atau perseneling , karena bos kopling terkait dengan alur pada poros input perseneling / transmisi .
Cara kerja kopling piringan pada saat memutuskan putaran mesin ke perseneling :
  • Tuas dari kopling akan membuat jeputan antara plat kopling , kampas kopling , bos kopling dan plat tekan kopling menjadi renggang . Gaya tuas kopling ini melawan dari gaya per kopling .
  • Dengan merenggangnya jepitan tersebut , maka hanya kampas kopling dan rumah kopling yang menerima putaran dari mesin .
2Kopling sentrifugal 

Kopling sentrifugal terdiri atas tromol kopling , sepatu kopling dan per sepatu kopling . Cara kerja dari kopling sentrifugal ini dengan memanfaatkan gaya sentrifugal . Pada saat putaran mesin langsam , maka sepatu kopling akan berputar . Namun tromol kopling tetap diam atau tidak berputar . Pada saat puran mesin mulai naik , maka gaya sentrifugal akan semakin besar . Gaya sentrifugal ini akan membuat sepatu kopling terlempar keluar dan menekan tromol kopling , sehingga tromol kopling pun akan ikut berputar pula . Pergerakkan terlempar keluar nya sepatu kopling ini melawan gaya dari per sepatu kopling , jadi hanya pada putaran mesin yang lebih tinggi akan membuat sepatu kopling mampu melawan gaya dari per sepatu kopling tersebut . Secara singkatnya hanya bila gaya sentrifugal lebih besar dari gaya per sepatu kopling maka sepatu kopling akan telempar keluar . Dan gaya sentrifugal yang lebih besar ini akan didapat jika putaran mesin di naikkan . Inilah kopling tambahan pada sepeda motor bebek yang membuat sepeda motor akan berjalan hanya jika gas di tarik dan motor tetap hidup walau perseneling sudah masuk gigi .



Spesifikasi Motor Matic Injeksi Yamaha Mio J


Spesifikasi Motor Matic Injeksi Yamaha Mio J

DIMENSI



Panjang X lebar X tinggi:1.850 x 700 x 1.050 mm

Jarak sumbu roda:1.260 mm

Jarak terendah ke tanah:130 mm

Berat isi:Cast Wheel 92 kg, Spoke 93 kg
RANGKA



Tipe suspensi depan:Teleskopik

Tipe suspensi belakang:Unit Swing, Suspensi Tunggal

Ukuran ban depan:70/90 - 14 M/C 34P

Ukuran ban belakang:80/90 - 14 M/C 40P

Rem depan:Cakram

Rem belakang:Tromol
Tipe Rangka:Pipa Baja / Steel Underbone
MESIN     



Tipe mesin:4 langkah, 2 Valve SOHC, Kipas

Volume langkah:113,7 cc

Perbandingan kompresi:9,3 : 1

Daya maksimum:7,75 PS (5,7 kW / 5.000 rpm

Torsi maksimum:8,5 N.m (0,80 kgf.m) / 5.000 rpm

Kapasitas oli mesin:Total 0,85 liter/Berkala 0,74 Liter

Sistem Bahan Bakar:Fuel Injection (FI M-Jet) System

Tipe Kopling:Kering, Kopling sentrifugal Automatic

Tipe Transmisi:V-belt Otomatis

Pola Transmisi:CVT Otomatis

Jumlah / Posisi Silinder:Cylinder Tunggal / Mendatar

Sistem starter:Electric Starter dan Kick Starter

Sistem Pelumas:Basah
LISTRIK



Sistem pengapian:TCI ( Transmisi Control Ignition )

Battery:YTZ4V (MF Battery) / GTZ4V (MF Battery)

Tipe busi:CR6HSA ( NGK )

Rabu, 17 Oktober 2012

Spesifikasi Mesin Yamaha New Vixion


Spesifikasi Mesin Yamaha New Vixion


Tipe Mesin:4 Langkah, 4 Valve SOHC - Fuel Injection, Berpendingin Cairan
Jumlah / Posisi Silinder:Cylinder Tunggal / Tegak
Volume Silinder:149,8 cc
Diameter x Langkah:57,0 x 58,7 mm
Perbandingan Kompresi:10,40 :1
Daya Maksimum:11,1 kW / 8500 rpm
Torsi Maksimum:13,1 Nm / 7500 rpm
Sistem Starter:Electric Starter dan Kick Starter
Sistem Pelumasan:Basah
Kapasitas Oli Mesin:Total : 1,15 Liter / Penggantian Berkala : 0,95 Liter
Sistim Bahan Bakar:Throtlle body AC 28 -1
Tipe Kopling:Basah, Kopling Manual, Multiplat
Tipe Transmisi:Return, 5 Kecepatan
Pola Pengoperasian Transmisi:1 - N - 2 - 3 - 4 - 5

Spesifikasi Chasis Yamaha New Vixion

Tipe Rangka:Pressed Backbone (Deltabox)
Suspensi Depan:Teleskopik
Suspensi Belakang:Lengan Ayun, Link Suspensi Monocross
Ban Depan:2,75 – 17 41P
Ban Belakang:90/90 – 17M/C 49P
Rem Depan:Cakram
Rem Belakang:Tromol

Spesifikasi Electric Yamaha New Vixion

Sistem Pengapian:T.C.I. / Transistorized Coil Ignition (Digital)
Battery:YTZ4V-MF (MF Battery 12V 3 Ah)
Busi:CR8E (NGK) / U24ESR-N (DENSO)

Spesifikasi Dimensi Yamaha New Vixion


P x L x T:2.000 m x 705 mm x 1.035 mm
Jarak Sumbu Roda:1.282 mm
Jarak Terendah Ke Tanah:167 mm
Tinggi Tempat Duduk:790 mm
Berat Isi:125 kg
Kapasitas Tangki Bensin:12 Liter

http://id.scribd.com/doc/11720616/Buku-Panduan-Cdi

http://id.scribd.com/doc/11720616/Buku-Panduan-Cdi

MOTOR INJEKSI



Injektor Motor Injeksi, Kapan Nyemprotnya
Belum lama ini P2R bahas seputar fuel pump motor injeksi. Ternyata sambutannya luar biasa, mengindikasikan bahwa masih banyak yang belum begitu paham kinerja komponen motor injeksi. Jika mau baca lagi ada di TULISAN 1TULISAN 2TULISAN 3. Nah, sekarang yuk lanjutkan bahasan ke komponen motor injeksi lainnya yaitu INJECTOR.
Bulan Juni 2011 silam, P2R sudah membahsanya baca SINI bro. Sekarang kita review lagi yukkkk….!!!  Kali ini P2R akan sedikit menguak injektor yang dipakai pada Yamaha V-Ixion dan Honda Supra X125 PGM-FI. Prinsip kerjanya sama saja dengan injektor Spacy injeksi dan Mio J. Hanya speknya saja berbeda. Data-data yang ada P2R pakai punya Supra X125 dan Vixion. (data untuk PGM-FI versi 4 dan YMJET-FI belum ditangan P2R)
Secara umum fungsi injektor pada teknologi fuel injection adalah untuk mensuplay semprotan bahan bakar dengan tekanan tinggi ke ruang bakar sesuai signal dari komputer alias ECU/ECM. Lebih detail seputar cara kerjanya adalah sebagai berikut;
Coba sambil lihat gambar di atas ya. ECU mengirimkan sinyal dalam bentuk arus ke solenoid coil. Arus dirubah menjadi magnet yang akan mengangkat needle ke posisi atas. Karena needle terangkat keatas, gate injector terbuka, sehingga bahan bakar bertekanan tinggi yang disuplay oleh fuel pump dapat keluar atau menyemprot dengan lembut.
Sedangkan volume bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor tergantung dari dua hal. Pertama,injection duration yaitu lamanya waktu injection atau lamanya gate injector membuka. Kedua, fuel pressure yaitu tekanan bahan bakar dari fuel tank – fuel hose – dan kemudian injector.
Seeppp…. P2R yakin semuanya sudah paham cara kerjanya bukan?? Sekarang mari kita ungkap fakta lainnya. Merujuk dari data yang P2R terima, ternyata injektor pada V-Ixion memiliki 6 lubang. Sedangkan injektor yang dipakai Supra X125 PGM-Fi hanya mengandalkan 4 lubang. Oh ya, untuk Mio J lubangnya juga ada 4 bro.
Lantas, berapakah tekanan bahan bakar yang dibutuhkan kedua injektor untuk bekerja??? Ternyata Supra X125 injeksi tekanan bahan bakarnya disetting lebih tinggi yaitu 43 psi. Sedangkan pipa bahan bakar V-Ixion yang menuju injektor bertekanan lebih rendah yaitu 35,6 psi.

EFI





EFI – Electronic Fuel Injection pada Motor
Berbagai macam cara dan usaha yang dilakukan untuk mengurangi kadar gas buang beracun yang dihasilkan oleh mesin-mesin kendaraan bermotor seperti penggunaan BBM bebas timbal, penggunaan katalis pada saluran gas buang, dll.
Sebagaimana mesin 2 langkah yang harus digantikan oleh mesin 4 langkah, sistem karburasi manual akhirnya juga akan digantikan oleh sistem karburasi digital.
Sistem injeksi bahan bakar elektronik (karburasi digital) sudah mulai diterapkan pada mesin sepedamotor, perlahan tapi pasti akan menggantikan sistem yang sudah lama bertahan yaitu karburator (karburasi manual).
Karena mesin sepedamotor merupakan kombinasi reaksi kimia dan fisika untuk menghasilkan tenaga, maka kita kembali ke teori dasar kimia bahwa reaksi pembakaran BBM dengan O2 yang sempurna adalah:
14,7:1 = 14,7 bagian O2 (oksigen) berbanding 1 bagian BBM
Teori perbandingan berdasarkan berat jenis unsur, pada prakteknya perbandingan diatas (AFR – Air Fuel Ratio) diubah untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar atau konsumsi BBM yang ekonomis.
Karburator juga mempunyai tujuan yang sama yaitu mencapai kondisi perbandingan sesuai teori kimia diatas namun dilakukan secara manual. Karburator cenderung diatur untuk kondisi rata-rata dimana sepedamotor digunakan sehingga hasilnya cenderung kearah campuran BBM yang lebih banyak dari kebutuhan mesin sesungguhnya.
Untuk EFI karena diatur secara digital maka setiap ada perubahan kondisi penggunaan sepedamotor ECU akan mengatur supaya kondisi AFR ideal tetap dapat dicapai.
Contohnya: Pada sistem Karburator ada perbedaan tenaga jika sepedamotor digunakan siang hari dibandingkan malam hari, hal ini karena kepadatan oksigen pada volume yang sama berbeda, singkatnya jumlah O2 berubah pasokkan BBM tetap (ukuran jet tidak berubah).
Hal ini tidak terjadi pada sistem EFI karena adanya sensor suhu udara (Inlet Air Temperature) maka saat kondisi kepadatan O2 berubah, pasokkan BBM pun disesuaikan (waktu buka injector ditambah atau dikurangi). Jadi sepedamotor yang menggunakan EFI digunakan siang atau malam tetap optimum alias tenaga tetap sama.

Perbedaan utama Karburator dibandingkan EFI adalah:
Karburator EFI
BBM dihisap oleh mesin BBM diinjeksikan/disemprotkan ke dalam mesin
Pengapian Terpisah Sistem Pengapian menyatu
Komponen-komponen dasar EFI
Setiap jenis atau model sepedamotor mempunyai desain masing-masing namun secara garis besar terdapat komponen-komponen berikut.
ECU – Electrical Control Unit
Pusat pengolah data kondisi penggunaan mesin, mendapat masukkan/input dari sensor-sensor mengolahnya kemudian memberi keluaran/output untuk saat dan jumlah injeksi, saat pengapian.
Fuel Pump
Menghasilkan tekanan BBM yang siap diinjeksikan.
Pressure Regulator
Mengatur kondisi tekanan BBM selalu tetap (55~60psi).
Temperature Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi suhu mesin, kondisi mesin dingin membutuhkan BBM lebih banyak.
Inlet Air Temperature Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi suhu udara yang akan masuk ke mesin, udara dingin O2 lebih padat, membutuhkan BBM lebih banyak.
Inlet Air Pressure Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi tekanan udara yang akan masuk ke mesin, udara bertekanan (pada tipe sepedamotor ini hulu saluran masuk ada diantara dua lampu depan) O2 lebih padat, membutuhkan BBM lebih banyak.
Atmospheric Pressure Sensor memberi masukan ke ECU kondisi tekanan udara lingkungan sekitar sepedamotor, pada dataran rendah (pantai) O2 lebih padat, membutuhkan BBM lebih banyak.
Crankshaft Sensor
Memberi masukan ke ECU posisi dan kecepatan putaran mesin, putaran tinggi membutuhkan buka INJECTOR yang lebih cepat.
Camshaft Sensor
Memberi masukan ke ECU posisi langkah mesin, hanya langkah hisap yang membutuhkan buka INJECTOR.
Throttle Sensor
Memberi masukan ke ECU posisi dan besarnya bukaan aliran udara, bukaan besar membutuhkan buka INJECTOR yang lebih lama.
Fuel Injector / Injector
Gerbang akhir dari BBM yang bertekanan, fungsi utama menyemprotkan BBM ke dalam mesin, membuka dan menutup berdasarkan perintah dari ECU.
Speed Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi kecepatan sepedamotor, memainkan gas di lampu merah dibanding kecepatan 90km/jam, buka INJECTOR berbeda.
Vehicle-down Sensor
Memberi masukan ke ECU kondisi sepedamotor, jika motor terjatuh dengan kondisi mesin hidup maka ECU akan menghentikan kerja FUEL PUMP, IGNITION, INJECTOR, untuk keamanan dan keselamatan.
Electronic Fuel Injection memang lebih unggul dibanding karburator, karena dapat menyesuaikan takaran BBM sesuai kebutuhan mesin standar.
ECU diprogram untuk kondisi mesin standar sesuai model sepedamotor, di dalam ECU terdapat tabel BBM yang akan dikirim melalui Injector sesuai kondisi mesin standar.
Jika ada perubahan dari kondisi standar misalnya filter udara diganti atau dilepas, walaupun ada pengukur tekanan udara (inlet air pressure sensor) pasokkan BBM hanya berubah sedikit, akhirnya sepedamotor akan berjalan tidak normal karena O2 terlalu banyak (lean mixture).
Tabel ECU standar biasanya tidak dapat dirubah, karena tujuan utama EFI adalah pengurangan kadar emisi gas buang beracun.
Untuk mesin modifikasi memerlukan modifikasi tabel dalam ECU, hal ini dapat dilakukan dengan:
1. Software yang dapat masuk ke dalam memory ECU – hanya dimiliki oleh ATPM atau dealer.
2. Piggyback alat tambahan diluar ECU – bekerja dengan cara memanipulasi sinyal yang dikirim ke Injector untuk membuka lebih lama.
3. Tukar ECU aftermarket yang dapat diprogram tabel memory-nya, sesuai modifikasi, sesuai kondisi sirkuit.

KABEL


kelistrikan ;
1 merah (+) > api / strum   dr. Accu
2 hitam. ( -) > massa
3 coklat. ( +) > api/ strum melalui kunci kontak on
4 kuning > batok lampu > lampu jauh n indikator lampu jauh
5 hijau > lampu dekat
6 coklat tua > sein kiri
7 hijau tua > sein kanan
8 biru > lampu senja
9 kuning * belakang > lampu rem dn swit lampu rem
10 hijau kuning > swit rem depan
11 hitam putih > cut /stop engin
12 biru putih > electric starter
13 abu 2/ biru muda > lampu / swit netral dn riley starter
14 biru kuning >otomatic stop starter
15 merah muda > swit klakson 16 merah kuning > head lmp *dr kiprok
17 coklat putih > flaser sein
18 hijau muda > indikator bensin
19 merah putih > bendik starter ke riley starter
pengapian ;
1 coklat dn hijau > spul cdi
2 merah dn putih > pulser
3 orange > koil
4 hitam > masa
5 hitam putih > cut/ stop engin
pengisian ;
1 kuning > spul head lmp
2 putih > spul pengisian  n kiprok
3 hitam >masa.